Pengertian
Teknologi Komuikasi
Teknologi
Komunikasi adalah
peralatan perangkat keras (hardware)
dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial yang memungkinkan setiap individu
mengumpulkan, memproses dan saling tukar menukar informasi dengan individu-individu lain
Masa Prasejarah
Pada masa prasejarah manusia telah menggunakan dan mengembangkan
berbagai bentuk komunikasi dan informasi. Manusia mencoba menggunakan teknologi
komunikasi berupa gambar yang menceritakan pengalaman kegiatan berburu pada
dinding-dinding gua, menggunakan isyarat berupa bunyi untuk berkomunikasi
dengan sesama dengan menggunakan genderang, terompet, api dan asap untuk
menyampaikan pesan jarak jauh. Contoh karakter huruf yang digunakan pada masa
ini adalah piktograf dan hierogliph.
Masa Sejarah
Perkembangan teknologi elektronika
mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin.
Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika
Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi
elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali
pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi
komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya
melahirkan mikroprosesor.
Mikroprosesor inilah yang menjadi 'otak' perangkat keras komputer dan terus
berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat
teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog.
Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal
pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan
perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi
teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam
bentuk telepon seluler.
Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21,
sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri
menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti 'otot' manusia, maka revolusi digital
(karena konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia terjadi melalui
implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau
setidaknya meningkatkan kemampuan) 'otak' manusia.
Masa Modern
Beberapa teknologi komunikasi yang digunakan adalah:
·
Mesin Cetak (1455)
Pada tahun 1455, Johann Guttenberg menciptakan mesin cetak
pertama menggunakan pelat huruf yang terbuat dari besi. Pelat tersebut dapat
diganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
·
Mesin Analitik (1830)
Charles Babbage menciptakan mesin analitik yang mampu
memasukkan data, mengolahnya dan mengeluarkan output berupa
kartu. Dengan menggunakan mesin ini, Agusta Lady Byron untuk pertama kalinya
menulis sebuah program komputer yang pertama di dunia. Meskipun bersifat mekanis, mesin
ini mengilhami terciptanya mesin digital seperti komputer digital pertama yang disebut ENIAC I.
·
Telegraf dan Kode
Morse (1837)
Pada tahun 1837, diciptakan mesin telegraf dan kode morse oleh Samuel Morse bersama dua kawannya, yaitu Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Mereka berhasil
mengirimkan berita melalui kabel dengan kode Morse (denyut listrik) di antara dua tempat
yang letaknya berjauhan.
·
Film Pertama (1861)
Film merupakan alat komunikasi untuk
mengungkapkan gagasan kepada orang banyak. Awal mula film diciptakan pada tahun
1861.
·
Pesawat Telepon dan
Fotografi (1877)
Berdasar pada teknologi telegraf,
pada tahun 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon
yang dipergunakan secara umum untuk kali pertama. Pada masa ini, ditemukan pula fotografi dengan
kecepatan tinggi oleh Edward Maybridge.
·
Pita Penyimpan
Magnetis (1899)
Pada masa ini untuk kali pertama diciptakan sistem penyimpanan
dalam tape (pita) magnetis yang terbuat dari pita plastik kuat
yang disebut Mylar. Salah satu sisi pita tersebut dilapisi bahan
magnet sejenis iron oxide (oksida besi).
·
Televisi Tabung (1923)
Zvorkyn menciptakan televisi tabung dan komponen yang digunakan
masih berupa tabung vakum karena pada masa ini belum muncul teknologi transistor.
·
Media Penyimpanan Magnetic
Tape (1940)
Dimulainya pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang komunikasi dan informasi terjadi
pada masa Perang Dunia II. Pengembangan tersebut
bertujuan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen-dokumen militer
yang disimpan dalam bentuk magnetic tape.
·
Hiperteks (1945)
Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean
menggunakan hiperteks. Dengan pengkodean hiperteks dapat diciptakan
halaman-halaman web yang digunakan dalaminternet.
·
Komputer Digital
(1946)
Setelah satu abad terciptanya analytical machine oleh Charles Babbage, komputer digital (ENIAC I) pertama di dunia
diciptakan pada masa ini.
·
Transistor (1948)
Para peniliti di Bell Telephone mengembangkan transistor untuk mengganti tabung vakum yang sebelumnya digunakan.
Selain bentuknya kecil, transistor hanya membutuhkan sumber daya listrik yang
kecil dan tidak menimbulkan panas yang berarti.
·
Transistor Planner
(1957)
Pada masa ini dikembangkan komponen elektronik transistor
planner oleh Jean Hoerni. Dengan teknologi ini, jutaan transistor dapat dimasukkan ke dalam satu keping kecil kristalsilikon. Pada tahun ini juga, Uni Soviet (USSR)
meluncurkan satelit bumi
buatan pertama yaitu Sputnik yang bertugas sebagai mata-mata.
·
Jaringan Komputer
Desentralisasi (1962)
Rand Paul Barand ditugaskan untuk mengembangkan suatu sistem jaringan desentralisasi yang
mampu mengendalikan sistem pemboman dan peluncuran peluru kendali dalam
perang nuklir.
·
Jaringan Komputer
Pertama di Amerika Serikat (1969)
Sistem jaringan yang pertama diberntuk dengan menghubungkan
empat titik tempat dengan kekuatan 50 Kbps.
·
Program E-mail (1972)
Ray Tomlison pertama kali menciptakan program e-mail yaitu
pengiriman pesan teks atau surat secara elektronik lewat internet.
·
Internet (1973 - 1990)
Istilah internet diperkenalkan dalam sebuah
karya tulis mengenai TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol). Kemudian dilanjutkan dengan dilakukan
pengembangan protokol jaringan.
Teknologi Komunikasi dan Budaya
Kebutuhan manusia dalam usahanya memahami perbedaan budaya kini
dinilai esensial. Masyarakat hidup dalam keragaman budaya, antar geografis dan
lintas budaya. Teknologi komunikasi baru memberikan pilihan kemudahan dalam
memindahkan informasi antar lintas negara baik itu geografis, sosial dan
psikologis. Masyarakat dituntut untuk mengenal dan mengetahui teknologi
komunikasi agar membawa dampak efektif. Teknologi semakin membawa dunia semakin
dekat sehingga disebut sebagai global
villagedimana teknologi membawa
masyarakat untuk berkomunikasi untuk lebih dekat dengan kebudayaan lain dan
tidak terpaku dengan kebudayaan sendiri
Teknologi komunikasi merupakan
perkembangan teknis yang mengubah, memajukan dan mempercepat proses kerja
komunikasi. Perkembangan yang terjadi mengubah cara kerja komunikator, cara
kerja pengiriman pesan, cara kerja dari media, cara penerima pesan menerima
pesan itu sendiri dan cara pengembalian feedback atau dampak. Dilihat dari relasi
masyarakat secara sosial dan budaya maka perkembangan teknologi komunikasi
mengajarkan manusia dalam suatu generasi untuk siap sedia dalam mempelajari
cara dan kegunaan teknologi dan dalam mempelajari kebudayaan lain sehingga
menghindari dampak gegar budaya
Teknologi Komunikasi dan Pendidikan
Perkembangan teknologi dalam bidang komunikasi telah memberikan
pengaruh terhadap lini bidang pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran.
Pengaruh ini berdampak adanya pergeseran terhadap proses pembelajaran itu
sendiri. Komunikasi sebagai media pendidikan direalisasikan dengan menggunakan
alat-alat komunikasi seperti komputer,internet, e-mail dan alat komunikasi teknologi digital
lainnya. Interaksi tidak hanya dilakukan melalui tatap muka, namun dengan
adanya pemanfaatan dari teknologi komunikasi. Pengajar dapat memberikan layanan
informasi tanpa harus berhadapan langsung dan sebaliknya penimba pendidikan
dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas, tidak hanya dari pengajar,
namun juga dari sumber-sumber lain yang valid dan dapat dipercaya. Perkembangan
teknologi komunikasi dalam lini pendidikan berdampak dengan maraknya pendidikan
virtual atau e-learning yaitu
suatu metode pembelajaran dengan menggunakan teknologi komunikasi dan informasi internet.
E-learning merupakan
satu penggunan teknologi internet dalam penyampaian pembelajaran dalam
jangkauan yang sangat luas berdasarkan kriteria, sebagai berikut:
·
merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui,
menyimpan, mendistribusi dan membagi materi pembelajaran atau informasi
·
pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer dengan
menggunakan teknologi internet
·
memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran
di balik paradigma pembelajaran tradisional
Teknologi Komunikasi dan Media Penyaji
Dalam teknologi komunikasi, media penyaji meliputi sebagian
besar media yang populer dan merupakan salah satu dari kategori pokok lain
untuk menjaring semua sarana yang bermanfaat bagi manusia. Media penyaji
dikelompokkan menjadi 4 (empat) yaitu media visual diam, media visual gerak,
media audio visual diam dan media audio visual gerak. Dalam menganalisis media
melalui bentuk penyajian dan cara penyajiannya maka akan dapat memformat
klasifikasinya yang meliputi 6 (enam) kelompok media penyaji yaitu:[4]
·
Kelompok satu: grafis, bahan cetak dan gambar diam
·
Kelompok dua: media proyeksi diam
·
Kelompok tiga: media audio
·
Kelompok empat: media gambar hidup atau film
·
Kelompok lima: media televisi
·
Kelompok enam: multi media